Friday, October 25, 2019

BUKAN TEMEN, TAPI TOXIC FRIENDS. WASPADA!!!

jujur gw itu anaknya suka pilih-pilih temen. gw tetap berteman dengan siapa aja namun untuk lebih seperti temen deket itu gw orang yang sedikit lebih berhati-hati. karena gw percaya mau gimanapun temen deket itulah yang bisa menentukan sifat dan sikap gw. 

gw mau bahas sedikit mengenai Toxic Friends. pembahasan mengenai toxic friends ini mungkin sebegian dari kalian udah pada denger dan ngerti maksudnya gimana. ouh bukan, bukan temen yang suka bawa racun kayak jessica kumala itu.. oke oke gw akan jelasin lagi. jadi Toxic Friends itu adalah temen yang selalu membuat diri kita sendiri down alias menjadi tidak percaya diri dalam berbagai hal, mungkin aja kayak saat kalian ingin meminta pendapat, berkomentar tetang hidup kalian,  dan bahkan mengurusi masalah yang seharusnya private namun tuh temen ikut campur dan malah ngebuat makin tambah berantakan. intinya bisa dikatakan temen yang selalu membawa dampak negatif bagi kalian. 


kalian yang mempunyai temen seperti ini, pasti gw jamin ga bakalan sadar. karena emang hakikatnya manusia, kalo udah percaya terhadap sesuatu apalagi temen deket, pasti akan terus percaya. bahkan sampe orang yang dia percaya itu melakukan hal buruk terhadapnya ia akan tetap percaya. sampe orang ketiga lah yang harus menyadarkannya barulah ia akan tau bahwa sebenarnya orang yang selama ini ia percaya justru berdampak buruk baginya. (ceiiileeehh kata-kata gw tumben bijak njir)

contoh toxic friends yang paling sederhana adalah ketika kalian lagi ngobrol asik dan bercanda-canda. lalu temen toxic kalian ini bercanda yang kelewatan. okee mungkin sekali-dua kali itu hal yang lumrah, kita tau kalo itu hanya sebatas bercanda, namun kalau disetiap obrolan dia selalu bercanda dan bahkan candaannya menyinggung hal private yang sampe kalian sendiri ga mau bahas itu lagi, fix dia adalah toxic friends. 

gw tau pembahasan ini dari siaran radio yang waktu itu ada ngebahas mengenai toxic friends. gw sendiri berkaca ke diri sendiri dan berusaha mencari diantara temen-temen gw. adakah dari mereka yang dimaksud dengan toxic friends. dan ternyata ada. gw gamau umbar tentang siapa dia, gw hanya berharap tuh anak sadar dan yaahhhh.... tobatlaahh pokoknya.

soal singgung-menyinggung antar temen emang udah biasa, apalagi temen deket. cuman gak se-elok-nya kalo kalian bisa dikatakan hanya temen biasa, namun udah menyinggung rana private dan pembahasan yang terlampau menyakitkan hati lawan bicaranya. mungkin si toxic friends ini ga ngerasa kalo dirinya adalah toxic alias racun, tapi seenggaknya sebagai manusia yang mempunyai akal pikiran, setidaknya dia memilah kata dalam berkata agar tak menyinggung perasaan lawan bicaranya, gw tau kalo tujuan dia itu becanda atau apalah, tapi yaa gak gitu juga. atau mungkin pemikirannya seperti "halaahhh,, kan kita temen, masa gw singgung ginian lo marah sih". nih yaaa bambank!! gw jelasi, ga semua manusia itu legowo (baca: santuy) atas apa yang kalian katakan. inget, masih ada pepatah mulutmu bau ehh maksud gw mulutmu harimaumu. bisa jadi kalian ngerasa selama ini dia ga pernah marah atas perkataan kalian atau tindakan kalian, tapi kalo dia udah mencapai batasnya, gw rasa tali silaturahmi pun bisa terputus. (duuuuhhhh pembahasan gw)

toxic friends juga bukan hanya berbahaya di mulutnya aja. tindakannya juga. sama dengan pembahasan perkataan tadi. tindakan itu juga bisa mencerminkan toxic friends. hmmm, contohnya mungkin seperti ini, disaat kalian ingin meminta bantuan kepadanya dia selalu mempunyai alasan yang ngebuat dia ga bisa. sementara jika dia meminta bantuan ke kalian ehhhh kalian malah ngebela-belain ngebantu. naahhh itu sekecil contoh toxic. sekali lagi, mungkin sekali-dua kali bisa kita anggap "oohhh dia emang lagi ga bisa bantuin gw, yaudahlahh". tapi kalo sering? kalo misalnya kalian minta bantuan dia ehhh dia alesan ngantarin kucingnya rawat gigi dan pas kalian liat IG Stories ehh dia lagi nongkrong bareng temen yang lain?. jadinya merasa di manfaatin deh. nahhh itu mah udah ngga banget coooyyy...

gw jujur memiliki toxic friends, yaaahh gw udah sadar setelah mendengar talkshow radio saat itu. dan yaaahhh jujur setelah tau kalo dia adalah toxic friends, gw mulai sedikit mengurangi interaksi ke dia. maksudnya gw mencoba untuk tidak terlalu terlibat. soalnya udah terlampau banget. kata-kata yang awalnya bercanda malah sangat menyinggung gw, gw diem aja. gw anaknya cukup dendam dalam hati aja, dan ngebalas disaat yang tepat (njir kerasukan anime keknya gw). toxic friends berbeda dengan temen yang mulutnya toxic, maksudnya gini... gw bilang hanya mulutnya aja yang toxic dalam artian tipikal orang yang mulutnya selalu mengeluarkan kata-kata "indah" (yaaa you know lah). jujur gw lebih suka bertemen sama orang yang mulutnya brengsek, yang suka ngucapin kata-kata konotasi kotor dan negatif tapi apa adanya daripada toxic friends yang malah menjatuhkan dan menyakitkan hati gw. gw lebih suka berteman dengan orang yang mulutnya ember dan pedas karena orang yang gini biasanya lebih jujur. 

yaaa,,, pembahasan kali ini agak serius, jadi yaaa gw harap kalian tetap enjoy aja...
dan apakah kalian sendiri memiliki Toxic Friends? atau kalian sendiri yang menjadi Toxic Friends? 
sharing-sharing di kolom komentar yoooo.....


Share:

6 comments:

  1. Aku ga pernah kepikiran punya toxic friends tapi beberapa orang pernah frontal ke aku seperti, "orang kaya dia itu toxic mal."

    Perkara aku itu toxic atau engga, ya aku pribadi ga tau dan berusaha tetap baik. Cak arya tanya aja sama kawanku, aku tu toxic atau gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku aja ga pernah jumpa sama kawan abang, cemana aku mo nanya? hahahha...

      tapi walopun kita jarang ngobrol pas offline bang,, dan baru beberapa kali cakap-cakap, keknya abang gak termasuk toxic friends laahhh...

      Delete
  2. Coba kasih pemutih, siapa tahu hilang toxic-nya ��

    ReplyDelete
  3. Syukurnya blom pernah nemuin temen yg model gituan

    ReplyDelete
    Replies
    1. waahhhh syukur deh kak.... kalo emang punya temen toxic yang kubilang... coba deh ceramahi orangnyaaa,, heheheh

      Delete