Sunday, July 23, 2017

Sekarang.

WAAAHHHH....
Masih ada gak yang mau baca golilaunyu ini?
Haduuhh, Udah lama juga gak ada update.
Sibuk....Sibuk....Sibuk.....



Kesibukan gue yang gabisa ditunda. Bahkan melebihi kesibukan dari seorang presiden sekalipun.
Dan salah satu kesibukan yang gak bisa di handle selama ini, yaitu adalah MALAS-MALASAN.

Sumpah, semenjak tamat dari sekolah.  Gue selalu aja disibukkan sama malas-malas'an. Dan terkadang bisa-bisa dalam satu hari itu, gue pernah gak ngelakuin apa-apa karena saking malasnya.
Contoh :
"Waddduuuhh gue sesak boker nih, tapi Malas banget ke kamar mandi" lalu *criiyyiing* "Boker disini aja ahh, mager gue"

Dan efek dari malas-malasan ini berdampak besar sama gue.
# Pertama .
karena kesibukan ini, gue gak ada persiapan untuk menghadapi SBMPTN. Dan asal Lo tau, persiapan gue untuk menghadapi SBMPTN hanya 30%.
dan itupun baru bener-bener 30% di H-1.
Parah banget men... Itu karena saking sibuknya.
Dan dari dampak kesibukan itu adalah, GUE GAK LULUS SBMPTN. Dan itu nyesek banget. Gue ngerasain penyesalan yang amat teramat sangat menyedihkan.

Dan perlu Lo ketahui. Rasa sakitnya itu pedih banget, daripada rasa sakit ditolak sama gebetan. Dan gue udah ngerasain nya sebanyak 2 kali. Yang pertama dari SNMPTN (gue enggak lulus) dan yang kedua SBMPTN (sama juga, enggak lulus)

Dan selepas kejadian itu. Gue bingung.
"Terus, kalo gue gak kuliah, lha gue kemana?".

# FLASHBACK : Sebelum pengumuman SBMPTN.

Setelah ujian sbmptn. Gue punya pemikiran "kalo gue gak lulus gimana ya?". Ternyata doa gue terkabul. Selang beberapa hari, ada pengumuman dari pihak sekolah bahwa ada sebuah lowongan pekerjaan untuk Fresh Graduate. Tepatnya jadi QC (Quality Control) di PT.UNIBIS.
Nahh. Mumpung kesempatan didepan mata.  Gue ngurusin deh semua berkas yang diperlukan untuk ngelamar. Dan setelah semua beres. Semua berkas lamaran gue antar ke pihak Perusahaan.

Awalnya gue kira, berkas lamaran hanya di antar. Terus selang beberapa hari langsung dipanggil interview. Eehh,, tau-tau disaat itu juga interviewnya.
Gue kebingungan harus begimane...
Dan parahnya gue yang dipanggil urutan pertama untuk interview.

"Muhammad Arya, Silahkan masuk ke ruangan." Kata HRDnya.
Gue dengan Kemeja Levis putih dan celana jeans (gue kira cuma ngantar, gapapa donk pakaiannya gini, ehh taunya-) dengan polosnya masuk ke ruangan.

Disaat itu, gue hanya jawab sebisanya. Dan beberapa Trick jitu gue berhasil.
Tapi, disaat terakhir ada salah satu kata-kata dari HRDnya yang buat gue patah semangat.
"Saya tertarik sama kamu Arya, saya juga pengen kamu menjadi bagian dari perusahaan ini. Terutama untuk QC. *TAPI*  Perusahaan ini memiliki standar pekerja. Yaitu soal *BERAT BADAN*. Kita lihat apakah keberuntungan berpihak pada kamu. Saya suka sama kamu, karena selalu berlandaskan logika dan fakta.

Dan saat itu juga, gue terdiam.
Gue keluar dari ruangan dengan wajah yang masem. Disaat itu ada Gue, Mulkan, Ares dan Fauzi yang ikut interview.

Dua Minggu berlalu.
Dan ternyata yang lanjut ke interview selanjutnya adalah Fauzi dan juga Ares.
Bener dugaan gue, keberuntungan kali ini gak berpihak pada gue.

Sekitar 2 hari setelahnya.
Fauzi dan Mulkan pagi-pagi datang kerumah gue. Dan bilang kalo Perusahaan OPPO lagi buka lowongan untuk jadi promotor.
Gue sebenarnya udah gak semangat lagi mau kerja. Karena gue yakin pasti BERAT BADAN gue ini menjadi halangan.
'Tapi,  kalau belum dicoba siapa tau?' itu adalah kata-kata bijak dari Fauzi. (Tumben tuh anak otaknya encer, biasanya kayak Okky Kelly drink *kenyel-kenyel* )

Gue lagi-lagi mengurus semua berkas yang diperlukan.
Dan besoknya. Gue langsung ngelamar bersama dengan Mulkan. Dan sama seperti awalnya. Gue gak tau kalau langsung diadakan interview. Tapi, kali ini kesiapan gue udah matang.
Begitu masuk ke kantornya. Ada banyak orang disana. Dan gue minder karena postur badan gue.
Tapi, gue harus PD dan tersenyum
Interview pun terlewatkan. Semua Pelamar turun ke lantai bawah. Karena pihak OPPO sedang berdiskusi menentukan siapa yang diterima.

Gue lagi asik buat vlog sendirian dan tiba-tiba suara langkah kaki turun dari tangga. Gue diam, dan segera bertukar pose. Menjadi cowok yang polossshh (harus pakek H, biar lebih Chilldish)

Dan salah seorang pihak OPPO angkat bicara. "Nama-nama yang saya panggil tetap stay di tempat. Dan yang enggak berarti bisa coba lagi tahun depan"

Gue dan Mulkan saling tatap mata.
Seakan kami bicara menggunakan telepati tingkat dewa.
 "ooyy , kau jamin jebol gak ini?" Kata gue.
"Gatau aku. Kau rasa kek mana?"
"Aku aja gatau, makanya aku nanyak kau".
(Padahal aslinya cuma tatap mata doank)

Dan begitu disebutkan. Ternyata, NAMA KAMI ENGGAK ADA.  Gue dan Mulkan kembali tatap mata lagi.
"Ahhh udahlah kan, emang gak rejeki kita"
"Iya ar. Gimana lagi lah, nungguin sbmptn aja lah kita"
(Padahal aslinya hanya tatap mata doank)
Lalu, saat kami balik badan mau keluar. Ehh pihak satu lagi dari Oppo nya angkat bicara.
"Muhammad Arya dan Mulkan Yahya?"
Gue dan Mulkan unjuk jari.
"Kalian tetap stay di tempat ya. Kalian sama saya. Kalian diterima kok"
WHAAAAATTT... gue gak nyangka. Ternyata gue diterima.
Gue dan Mulkan saling tatap mata lagi.
"Anjaayy.. lulus kita cooyyy" kata gue.
"Yoooiii.... Paten kan gendot".
(Padahal aslinya hanya tatap mata doank)

Dan kami stay di tempat.
Lalu mengikuti beberapa pengarahan. Untuk training beberapa hari ini.
Dan hasilnya.
TAAADDDAAAAA....
Sekarang gue kerja di OPPO sebagai promotor.
Alhamdulillah.

# 13-06-2017 : PENGUMUMAN SBMPTN.
Saat itu, gue udah mulai training di toko.
Dan saat tiba pengumuman SBMPTN. Gue dhag-dhig-dhug. (harus pakek H, biar Chilldish)
Gue minjem hp salah satu temen training gue. Dan langsung buka website pengumumannya. Lalu mengisi nomor pendaftaran sama tanggal lahir gue. Dan hasilnya GUE GAK LULUS SBMPTN.
Wadaaawwww......
Rasanya itu, gimana ya, nyesek tapi gak terlalu. Karena gue udah punya cadangan yaitu Bekerja di OPPO ini.



Ya memang sih, gue pantas menerima bahwa gue emang gak lulus.
Karena dari segi persiapan pun juga kurang.

Tapi, Alhamdulillah nya gue, kemarin-kemarin jadi ngambil lowongan di Oppo ini. Kalau enggak. Mungkin gue masih dirumah dan disibukkan sama malas-malas'an.
Dan nyatanya sekarang gue pun masih sibuk. Tapi sibuk kerja untuk cari uang sendiri. Dan Experience ini bener-bener Luar biasa capeknya.
Apalagi di bulan puasa seperti ini
Dan gue harus rela juga ngehemat uang. Karena berhubungan TOKO gue kerja sama RUMAH gue itu BEDA KOTA. dan gue harus nempuh 1 jam perjalanan dengan motor. Dan kalau pulang, gue selalu larut malam. Jam 10 gitu.
Kebayang gak ?!
Tapi ternyata Seperti inilah mencari uang.

Bahkan saat buka puasa. Gue hanya berbuka dengan Sebotol Cola dan satu porsi Cornet siap makan.

Hmmm...
Yaaaa,, beginilah SEKARANG.
Demi sukses kedepannya cara apapun harus gue tempuh, tapi dengan yang halal.
Pahit manisnya pengalaman ditelan aja...
Yang penting kenyang *dikirain makanan*

Btw, update-tan terbaru. Gue sekarang udah gak kerja di Oppo lagi. Alias resign.
Dan sekarang gue diterima di PT. UCI UTAMA sebagai Quality Control Labolatorium Analisa.
sebenarnya saat masih di oppo. gue, mulkan dan fauzi udah ngelamar kerja di perusahaan ini.
dan gue dapat kabar ada loker dari salah satu guru disekolah.
awalnya sih fauzi yang ngambil karena gue dan mulkan udah di oppo duluan.
tapi, kami berdua berdiskusi dengan orangtua. dan kata ibu sama ayah gue. yaa bagusan milih perusahaan yang sesuai sama jurusan lah. biar gak sia-sia sekolah 3 tahun ini.
dan disinilah gue.


tapi, sayangnya fauzi gak jadi masuk sini. padahal dia udah diterima dan tinggal training layaknya gue dan mulkan.
entah kenapa dia berubah pikiran dan melanjutkan kuliah di Insitut Teknologi Medan.
bukan gue menyalahkan ataupun gimana,
asal tau aja. sebenarnya fauzi udah lulus SBMPTN di Universitas Malikussaleh dengan jurusan Teknik Industri.
dan terlebih lagi dia lewat jalur bidik misi. terjamin!.
dan akhirnya dia menolak SBMPTN tersebut dan lebih milih kerja. gue support donk kalo dia mikir kerja juga.
dan terkejutnya. eehhh dia malah milih kuliah lagi, dengan jurusan yang sama Teknik Industri tapi di PTS.
kan aneh ya?.

tapi terserah dia laahh...
dia yang ngejalanin hidupnya.

well, itu dia yang sekarang terjadi.
btw, cerita ini udah gue buat 3 minggu lalu.
tapi baru bisa post sekarang.
karena udah masuk ke dunia kerja (terutama di perusahaan ini). gue jadi punya sedikit waktu untuk mikirin blog lagi.
makanya gue pengen cari kerja yang gue juga bisa nyantai dan bahkan ngelakuin hobi gue sebagai sambilan.
heheheheh

Share:

1 comment:

  1. Mas kalau ada info loker bagi-bagi yak,,. saya juga nggak lulus sbmptn nih heheh

    ReplyDelete